Anggota DPRD Kabupaten Kolaka, Hj Suharsi Aras,SE , dari partai Hanura, menjaring aspirasi warga Desa Tikonu kecamatan Wundulako, dalam rangka Reses Sidang I Tahun 2025, Sabtu Sore, (8/2/2025), bertempat di kantor Desa Tikonu.
Sejumlah aspirasi pun disuarakan warga, diantaranya pengaspalan jalan, drainase , jalan produksi, bantuan UMKM.
Masyarakat juga mengeluhkan daya listrik yang tidak bisa meningkatkan kapasitas penerangan rumah ibadah, serta tidak adanya tiang listrik di beberapa lorong.
Selain itu, pada pertemuan yang umumnya dihadiri kaum hawa ini, juga menyuarakan kejelasan penerimaan tenaga kerja di Vale dan IPIP , serta  kejelasan pemberian beasiswa pendidikan bagi masyarakat miskin. Sehingga, banyak anak orang tidak mampu secara ekonomi terpaksa anaknya putus kuliah.
Kepala desa Tikonu, Sabaruddin, menyampaikan bahwa usulan program pembangunan desa setiap tahun juga sudah diusulkan melalui Musrenbang kecamatan hingga kabupaten. Namun terkadang usulan dari desa hanya sekedar memenuhi formalitas,karena faktanya, ada desa yang mengusulkan program tapi larinya ke tempat lain. Karena itu, Sabaruddin berharap peran anggota DPRD Kolaka bisa memperhatikan usulan dan prioritas pembangunan setiap desa yang sudah masuk dalam usulan Musrenbang.
Sabaruddin juga menyampaikan pengalaman reses anggota DPRD yang lalu yang sebagian tidak pernah turun langsung bertatap muka dengan warga di desa, tetapi masuk dalam laporan reses, sehingga banyak kepala desa yang kurang respon atau bahkan terkesan alergi untuk menerima reses. "Pengalaman yang lalu , banyak kepala desa dan lurah  akhirnya dipanggil BPK untuk konfirmasi laporan hasil reses anggota DPRD yang sebagian fiktif" katanya.
Menanggapi aspirasi warga Tikonu, Hj Suharsi Aras mengatakan tugas anggota DPRD untuk mendengarkan dan menampung aspirasi masyarakat. Karena itu ia berjanji akan mengawal setiap program dan aspirasi warga untuk memastikan bahwa harapan masyarakat bisa ditindaklanjuti. "Walaupun kami bukan penentu kebijakan,tapi kami akan mengawasi agar aspirasi warga bisa diperhatikan," kata Legislator Hanura Kolaka ini.
Diakhir acara, Hj Suharsi memberikan sumbangan sebesar Satu Juta Rupiah untuk  kelompok Majelis Taklim KhaerunNisaa Desa Tikonu.
Terkait penerimaan tenaga kerja di Vale dan IPIP, dirinya berjanji akan terus monitor kegiatan rekruitmen tenaga kerja, yang melibatkan mitra perusahaan. Namun, Hj Suharsi juga meminta agar anak muda yang bekerja di Vale dan IPIP agar meningkatkan keahlian dan sumberdaya manusia. Karena perusahaan membutuhkan  tenaga kerja yang memiliki kompetensi. "Anak- anak kita bisa diarahkan untuk kursus keterampilan lebih dulu. Seperti di BLK itu kursus  selalu terbuka dan gratis," katanya. 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama